TPPAS Legok Nangka dipercepat oleh Pemprov Jabar melalui perubahan perjanjian KPBU. Proyek ini ditargetkan menjadi solusi pengelolaan sampah modern bagi Bandung Raya dan sekitarnya.
Bandungseru.com – TPPAS Legok Nangka dipercepat oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai langkah strategis untuk menghadirkan solusi pengelolaan sampah regional yang lebih modern dan berkelanjutan. Proyek yang telah lama direncanakan itu kini memasuki fase penting setelah adanya penandatanganan perubahan dan pernyataan kembali perjanjian kerja sama antara Pemprov Jabar dan PT Jabar Environmental Solutions (PT JES).

Kesepakatan tersebut dilakukan dalam proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Legok Nangka. Penandatanganan berlangsung pada Jumat (5/6/2026) di Kabupaten Indramayu.
Agenda tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, selaku Penanggung Jawab Proyek Kerja Sama (PJPK), bersama Direktur PT JES, Kenichi Ishikawa. Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penandatanganan Perjanjian Penjaminan antara PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII) dan PT JES.
Selain itu, Pemprov Jawa Barat turut menyerahkan Perjanjian Regres kepada PT PII sebagai bagian dari penguatan aspek penjaminan proyek strategis tersebut.
Perubahan perjanjian kerja sama dilakukan untuk mengakomodasi berbagai penyesuaian teknis, finansial, dan regulasi terbaru. Langkah ini dinilai penting agar proyek dapat berjalan lebih akuntabel, efisien, serta sesuai dengan kebutuhan pengelolaan sampah modern yang terus berkembang.
Keberadaan TPPAS Legok Nangka nantinya akan melayani sejumlah wilayah strategis di Jawa Barat. Fasilitas ini diproyeksikan mengolah sampah dari kawasan metropolitan Bandung Raya yang meliputi Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Cimahi.
Tidak hanya itu, Kabupaten Garut dan Kabupaten Sumedang juga akan menjadi bagian dari wilayah layanan fasilitas pengolahan sampah regional tersebut.
Berdasarkan perencanaan proyek, kapasitas pengolahan sampah yang dimiliki TPPAS Regional Legok Nangka mencapai 2.131 ton per hari. Angka tersebut menjadikannya sebagai salah satu proyek pengelolaan sampah terbesar di Jawa Barat.
Fasilitas ini akan menggunakan teknologi Waste-to-Energy (WtE) atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Teknologi tersebut memungkinkan sampah yang sebelumnya menjadi beban lingkungan dapat dimanfaatkan menjadi sumber energi yang memiliki nilai tambah.
Pemanfaatan teknologi modern juga diharapkan mampu mengurangi tekanan terhadap tempat pembuangan akhir yang selama ini menghadapi berbagai keterbatasan kapasitas. Persoalan sampah sendiri masih menjadi tantangan besar di sejumlah daerah, terutama kawasan perkotaan dengan tingkat produksi sampah yang tinggi.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari solusi jangka panjang dalam pengelolaan sampah regional. Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut akan membantu mengurangi ketergantungan terhadap tempat pembuangan akhir konvensional yang kapasitasnya semakin terbatas.
“TPPAS Regional Legok Nangka akan mengurangi ketergantungan terhadap fasilitas pembuangan akhir yang telah mengalami keterbatasan kapasitas,” ujar Dedi Mulyadi.
Dengan adanya pembaruan perjanjian ini, pemerintah berharap seluruh tahapan proyek dapat berjalan lebih cepat dan sesuai target. Fokus berikutnya adalah penyelesaian proses pembiayaan atau financial close yang ditargetkan rampung pada akhir tahun 2026.
Setelah tahapan pembiayaan selesai, proses konstruksi fisik akan dipercepat sehingga fasilitas pengolahan sampah tersebut dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat di berbagai daerah.
Percepatan pembangunan TPPAS Legok Nangka menjadi sinyal kuat bahwa Jawa Barat tengah mendorong transformasi sistem pengelolaan sampah yang lebih modern, terintegrasi, dan ramah lingkungan. Keberhasilan proyek ini diharapkan mampu menjadi model pengelolaan sampah regional yang dapat diterapkan di wilayah lain di Indonesia.
Referensi: Jabarprov
Temukan informasi seru di Bandung, selalu kunjungi website www.bandungseru.com












