Kinerja Pemprov Jabar Turunkan Kemiskinan Pengangguran

Kinerja Pemprov Jabar turunkan kemiskinan dan pengangguran di 2025. Angka kemiskinan turun jadi 6,78 persen dan pengangguran menyusut signifikan.

Bandungseru.com – Kinerja Pemprov Jabar turunkan kemiskinan pengangguran menjadi sorotan setelah capaian pembangunan daerah sepanjang 2025 menunjukkan hasil signifikan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencatat skor kinerja tinggi sebesar 3,6672 berdasarkan keputusan Kementerian Dalam Negeri.

Kinerja Pemprov Jabar turunkan kemiskinan pengangguran di Jawa Barat
Kinerja Pemprov Jabar turunkan kemiskinan pengangguran di Jawa Barat

Capaian tersebut berdampak langsung pada penurunan angka kemiskinan dan pengangguran terbuka di wilayah Jawa Barat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat kemiskinan pada 2025 tercatat sebesar 6,78 persen atau setara 3,55 juta jiwa.

Angka ini menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di level 7,08 persen. Penurunan tersebut menjadi indikator bahwa program pembangunan yang dijalankan Pemprov Jabar mulai memberikan hasil nyata bagi masyarakat.

Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan menjelaskan, berbagai strategi dilakukan untuk menekan angka kemiskinan. Mulai dari pengurangan kantong kemiskinan, menekan beban pengeluaran masyarakat, hingga meningkatkan pendapatan kelompok rentan.

Baca Juga  Izin Pembangunan BRT Bandung Dibekukan Wali Kota

Upaya pengurangan kantong kemiskinan dilakukan melalui pemetaan wilayah rawan pangan. Pemerintah menyusun peta kerawanan serta memperkuat ketahanan pangan di berbagai daerah.
Sementara itu, untuk menekan pengeluaran, Pemprov Jabar menggelar Gerakan Pangan Murah sebanyak 1.874 kali di 27 kabupaten dan kota. Program ini dilengkapi dengan operasi pasar bersubsidi yang membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau.

Selain sektor pangan, intervensi juga dilakukan di bidang kesehatan. Pemerintah daerah menanggung iuran jaminan kesehatan bagi masyarakat miskin, sehingga beban pengeluaran rumah tangga dapat ditekan secara signifikan.

Di sektor energi, Pemprov Jabar memperluas akses listrik bagi masyarakat kurang mampu. Sebanyak 76.123 sambungan listrik telah diidentifikasi untuk disalurkan di 1.367 desa dan kelurahan.
Tidak hanya fokus pada pengeluaran, peningkatan pendapatan juga menjadi prioritas. Pemprov Jabar memberikan pelatihan bagi pekerja migran Indonesia serta menyalurkan bantuan modal usaha kepada 57 Kelompok Usaha Bersama (KUBE).
“Kami terus mendorong peningkatan pendapatan masyarakat miskin agar lebih mandiri secara ekonomi,” ujar Erwan.

Baca Juga  Bersih-bersih, 60 Warga Tanjung Priok Ikuti Program Padat Karya

Selain kemiskinan, capaian positif juga terlihat pada sektor ketenagakerjaan. Tingkat pengangguran terbuka di Jawa Barat pada 2025 tercatat sebesar 6,66 persen, turun dari 6,75 persen pada tahun sebelumnya.
Penurunan ini bahkan melampaui target yang ditetapkan sebesar 6,99 persen. Artinya, dari setiap 100 angkatan kerja, sekitar enam hingga tujuh orang masih dalam kondisi menganggur.

Menurut Erwan, penurunan pengangguran didorong oleh meningkatnya penyerapan tenaga kerja di berbagai sektor. Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menyerap tambahan sekitar 0,10 juta tenaga kerja.
Sektor pendidikan menyerap 0,05 juta tenaga kerja, sementara sektor akomodasi dan makan minum menyerap sekitar 0,04 juta tenaga kerja baru. Hal ini menunjukkan adanya pergerakan ekonomi yang cukup merata.

Namun demikian, tidak semua sektor mengalami peningkatan. Sektor pertambangan dan penggalian justru mengalami penurunan penyerapan tenaga kerja sekitar 0,04 juta orang.
Secara keseluruhan, sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja adalah reparasi dan perawatan kendaraan dengan kontribusi 22,44 persen. Disusul industri pengolahan sebesar 18,61 persen serta sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 15,43 persen.

Baca Juga  Building Materials Expo 2026 Bandung di d’Botanica Mall

Capaian ini memperkuat posisi Jawa Barat sebagai salah satu provinsi dengan kinerja pembangunan terbaik di Indonesia. Dengan strategi yang terintegrasi, Pemprov Jabar optimistis tren positif ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang.
Untuk informasi lengkap rilis resmi, kunjungi jabarprov.go.id

Temukan informasi seru di Bandung, selalu kunjungi website www.bandungseru.com⁠

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *