Palang Pintu Kereta Api Diminta Segera Dibangun

Palang pintu kereta api diminta segera dibangun oleh bupati dan wali kota di Jawa Barat untuk meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang usai kecelakaan kereta di Bekasi Timur.

Bandungseru.com – Palang pintu kereta api di Jawa Barat diminta segera dibangun oleh seluruh pemerintah kabupaten dan kota. Instruksi itu disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, sebagai langkah meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang.

Palang pintu kereta api di Jawa Barat untuk meningkatkan keselamatan perlintasan (foto/jabarprovgoid)
Palang pintu kereta api di Jawa Barat untuk meningkatkan keselamatan perlintasan (foto/jabarprovgoid)

Instruksi tersebut dituangkan dalam surat resmi yang dikirim kepada para bupati dan wali kota di Jawa Barat. Pemerintah daerah diminta segera membangun palang pintu sekaligus menugaskan petugas jaga di perlintasan kereta api yang belum memiliki fasilitas pengamanan.
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dhani Gumelar, mengatakan langkah itu merupakan respons atas kecelakaan yang melibatkan Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026.

Baca Juga  Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Ini Sebabnya

Menurut Dhani, pemerintah provinsi terus melakukan percepatan pembangunan fasilitas keselamatan di sejumlah titik perlintasan kereta api yang dinilai rawan kecelakaan.
Pada tahun 2025, Dishub Jawa Barat telah membangun palang pintu, pos jaga, serta menyediakan petugas di perlintasan kereta api JPL 211 Kabupaten Garut yang berada di ruas jalan provinsi.

Sementara pada 2026, Dishub Jawa Barat tengah menyusun kajian perencanaan atau detail engineering design (DED) untuk pembangunan palang pintu di JPL 46 dan JPL 52 yang berada di ruas jalan provinsi di Kota Sukabumi.
“Kami pun membuka opsi bantuan keuangan untuk pembangunan palang pintu kereta api pada ruas jalan yang menjadi kewenangan kabupaten dan kota,” kata Dhani, Jumat (1/5/2026).
Saat ini, usulan pembangunan palang pintu kereta api datang dari sejumlah daerah di Jawa Barat. Di antaranya Kabupaten Garut, Kabupaten Indramayu, Kota Banjar, Kota Cirebon, dan Kabupaten Cirebon.

Baca Juga  Jalan Diponegoro Bandung Ditutup, Ini Rekayasa Lalin

Selain pembangunan palang pintu kereta api, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga menyiapkan pembangunan flyover dan underpass di sejumlah titik perlintasan sebidang.
Dhani menjelaskan, terdapat 16 titik yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan flyover maupun underpass. Lokasi tersebut tersebar di Kota dan Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Kabupaten Garut, Kota dan Kabupaten Cirebon, Kabupaten dan Kota Bogor, Kabupaten Indramayu, hingga Kabupaten Subang.

Penentuan lokasi dilakukan berdasarkan hasil kajian Dishub Jawa Barat serta usulan dari pemerintah kabupaten dan kota.
Dishub Jawa Barat memprioritaskan pembangunan flyover dan underpass pada jalur kereta api dengan lintasan ganda atau double track dan volume kendaraan tinggi.
Usulan pembangunan tersebut juga telah disampaikan kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Barat dan Dinas Bina Marga Jawa Barat untuk ditindaklanjuti dalam perencanaan infrastruktur daerah.

Baca Juga  Layanan Psikologi Klinis Bandung Hadir di 12 Puskesmas

Selain fokus pada pembangunan fisik, Dishub Jawa Barat juga melakukan inventarisasi rambu lalu lintas di perlintasan kereta api pada ruas jalan provinsi selama tahun 2025.
Dari hasil pendataan tersebut, pemerintah akan melakukan pemasangan dan penggantian rambu lalu lintas yang rusak pada tahun 2026 guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Data terkait keselamatan perlintasan kereta api juga menjadi perhatian nasional. Informasi mengenai perlintasan sebidang dapat dilihat melalui situs resmi PT Kereta Api Indonesia.

Temukan informasi seru di Bandung, selalu kunjungi website www.bandungseru.com⁠

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *