Jalan Diponegoro Bandung Ditutup, Ini Rekayasa Lalin

Jalan Diponegoro Bandung ditutup sementara mulai 30 April 2026 hingga 7 Agustus 2026. Simak rekayasa lalu lintas terbaru di kawasan Gedung Sate dan Gasibu.

Bandungseru.com – Jalan Diponegoro Bandung ditutup sementara mulai 30 April 2026 hingga 7 Agustus 2026. Kebijakan ini diberlakukan sebagai bagian dari proyek penataan kawasan Plaza Gedung Sate dan Gasibu yang tengah dikebut oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Jalan Diponegoro Bandung ditutup sementara di depan Gedung Sate
Jalan Diponegoro Bandung ditutup sementara di depan Gedung Sate

Penutupan Jalan Diponegoro Bandung ini langsung berdampak pada arus lalu lintas di pusat Kota Bandung, khususnya di sekitar Gedung Sate, Gasibu, hingga kawasan Museum Geologi. Pengendara yang biasa melintas lurus di ruas jalan tersebut kini harus mengikuti rekayasa lalu lintas yang telah disiapkan.
Selama masa pengerjaan, kendaraan dari arah depan Museum Geologi maupun DPRD Jawa Barat tidak lagi bisa melintas lurus di depan Gedung Sate. Arus kendaraan akan dialihkan menuju ruas Jalan Diponegoro baru yang telah disiapkan sebagai pengganti jalur utama.

Baca Juga  Kemenhut Cabut Izin Bandung Zoo Resmi per 5 Februari 2026

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjelaskan, perubahan ini merupakan bagian dari konsep besar penataan kawasan heritage di sekitar Gedung Sate dan Lapangan Gasibu. Ia menyebut, ruas jalan di sisi kanan dan kiri Gasibu akan diintegrasikan menjadi jalur baru.
Menurutnya, Jalan Majapahit yang berada di depan gerbang Pullman Bandung Grand Central serta Jalan Sentot Alibasyah akan difungsikan sebagai bagian dari Jalan Diponegoro baru. Skema ini dibuat untuk menggantikan fungsi jalan lama yang akan dijadikan halaman Gedung Sate.
“Jadi tukeran, Jalan Diponegoro yang lama dipakai halaman Gedung Sate, sementara area Gasibu dijadikan jalur baru. Nantinya jalan tetap berfungsi, bahkan lebih indah karena melingkari kawasan taman,” ujar Dedi dalam kanal YouTube resminya.

Baca Juga  Persib Juara 3 Kali Beruntun Usai Tahan Persijap

 

Jalan Diponegoro Bandung ditutup sementara di depan Gedung Sate
Jalan Diponegoro Bandung ditutup sementara di depan Gedung Sate

Ia juga menambahkan, desain baru ini akan membuat kawasan tersebut terlihat lebih luas dan tertata. Salah satu titik yang akan terdampak perubahan visual adalah kawasan Jalan Surapati setelah turunan Flyover Pasupati, tepat di depan Monumen Pahlawan Covid-19.
Penutupan Jalan Diponegoro Bandung ini menjadi bagian dari proyek besar yang dimulai sejak 8 April 2026 dan ditargetkan rampung pada 7 Agustus 2026. Proyek ini bertujuan menyatukan halaman Gedung Sate dengan kawasan Gasibu menjadi ruang publik terpadu.

Selain mempercantik kawasan, proyek ini juga dirancang untuk meningkatkan kualitas ruang terbuka hijau dan mendukung aktivitas masyarakat. Pemerintah berharap hasil akhir dari pembangunan ini dapat menjadi ikon baru Kota Bandung.
Lebih jauh, halaman baru Gedung Sate nantinya direncanakan dapat digunakan sebagai lokasi Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Jawa Barat pada 17 Agustus 2026.

Baca Juga  Puskesmas 24 Jam Bandung 2026 Resmi Dibuka di 2 Lokasi Mulai 12 Januari

Informasi resmi terkait rekayasa lalu lintas dan perkembangan proyek dapat diakses melalui situs resmi Jabar. Bagi masyarakat yang biasa melintas di kawasan tersebut, diimbau untuk menyesuaikan rute perjalanan dan memperhatikan rambu serta arahan petugas di lapangan guna menghindari kemacetan.

Temukan informasi seru di Bandung, selalu kunjungi website www.bandungseru.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *