Pekka Bersinar Bandung diluncurkan Pemkot untuk memperkuat kemandirian ibu kepala keluarga melalui pelatihan dan pemberdayaan ekonomi.
Bandungseru.com – Program Pekka Bersinar Bandung resmi diluncurkan Pemerintah Kota (Pemkot) di Bandung sebagai upaya memperkuat kemandirian ibu kepala keluarga. Peluncuran ini berlangsung dalam rangkaian peringatan Hari Kartini ke-147 di Pendopo Kota Bandung, Selasa (21/4/2026).
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyebut program Perempuan Kepala Keluarga Berdaya, Sinergi dan Sejahtera atau Pekka Bersinar Bandung dirancang untuk memastikan perempuan memiliki kekuatan sosial dan ekonomi. Menurutnya, ibu kepala keluarga memegang peran penting dalam membentuk masa depan generasi.
“Program ini memastikan para ibu tunggal memiliki keberdayaan. Kita ingin mereka mampu membesarkan anak-anaknya menjadi generasi terbaik yang akan menjadi harapan Indonesia,” ujar Farhan.
Ia menuturkan, tekanan ekonomi yang terjadi saat ini dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga. Bahkan pemerintah sendiri, kata dia, harus melakukan penyesuaian kebijakan, termasuk efisiensi anggaran.
Kondisi tersebut menjadi gambaran nyata bahwa kelompok rentan seperti perempuan kepala keluarga membutuhkan dukungan nyata. Karena itu, Pekka Bersinar Bandung dinilai relevan sebagai langkah strategis dalam meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga.
Program ini tidak hanya berupa bantuan sosial, tetapi juga mencakup pelatihan keterampilan, pemberdayaan ekonomi, serta penguatan jejaring usaha. Farhan menegaskan, pendekatan tersebut menjadi bagian dari strategi pembangunan kota yang inklusif.
“Ketika kelompok paling rentan diberdayakan, maka kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan juga akan meningkat,” ungkapnya.
Farhan juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Dukungan dari dunia usaha, lembaga keuangan, hingga komunitas dinilai krusial agar program Pekka Bersinar Bandung dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
Selain itu, ia mengingatkan bahwa pemberdayaan perempuan harus dimulai dari keluarga. Memberikan ruang yang setara bagi perempuan dinilai penting agar anak-anak dapat belajar menghargai peran ibu dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung, Uum Sumiati, mengungkapkan jumlah perempuan kepala keluarga di Kota Bandung cukup signifikan. Berdasarkan data administratif, terdapat 183.853 kepala keluarga perempuan atau sekitar 21,4 persen dari total kepala keluarga.
“Pekka Bersinar Bandung tidak hanya menyasar perempuan yang secara administratif menjadi kepala keluarga, tetapi juga mereka yang menjadi tulang punggung ekonomi keluarga,” jelas Uum.
Ia menambahkan, berbagai kondisi seperti sakit, kecelakaan kerja, hingga ketidakproduktifan pasangan membuat perempuan harus mengambil peran lebih besar dalam menopang ekonomi keluarga.
Dalam implementasinya, Pekka Bersinar Bandung berfokus pada peningkatan kapasitas melalui pelatihan vokasi. Selama tiga tahun terakhir, DP3A telah melatih sekitar 800 hingga 900 perempuan dalam berbagai bidang seperti menjahit, pastry, tata rias, hingga kuliner.
Ke depan, hasil pelatihan tersebut akan diinventarisasi untuk mengukur efektivitas program. Pemkot juga bekerja sama dengan berbagai organisasi perangkat daerah untuk memperluas peluang usaha bagi para peserta.
Program ini juga mendorong pembentukan kelompok usaha perempuan di setiap kecamatan. Setiap kelompok akan didampingi untuk memetakan potensi usaha, termasuk membantu pelaku usaha yang belum memiliki legalitas.
Hingga kini, sekitar 3.000 perempuan kepala keluarga telah terdata melalui pendamping Pekka. Jumlah ini masih akan terus diperluas agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat program.
Sebagai bagian dari peluncuran, sebanyak 25 perempuan menerima bantuan masing-masing Rp2 juta dari Baznas sebagai stimulus awal untuk mengembangkan usaha.
Langkah Pemkot Bandung ini sejalan dengan upaya nasional dalam pemberdayaan perempuan, seperti yang juga diangkat dalam berbagai program pemerintah pusat (lihat laporan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di https://www.kemenpppa.go.id).
Baca juga informasi terkait lainnya di artikel sebelumnya.
Dengan hadirnya Pekka Bersinar Bandung, diharapkan semakin banyak ibu kepala keluarga yang mandiri secara ekonomi dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Temukan informasi seru di Bandung, selalu kunjungi website www.bandungseru.com












