Probidik Gema Jabar Libatkan 1.147 Mahasiswa UPI

Probidik Gema Jabar melibatkan 1.147 mahasiswa UPI untuk membantu mengajar di 364 SMA, SMK, dan SLB di Jawa Barat selama enam bulan guna mendukung pemerataan pendidikan.

Bandungseru.com – Probidik Gema Jabar resmi memberangkatkan sebanyak 1.147 mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) untuk mengikuti program Penguatan Profesional Bidang Pendidikan. Program hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan UPI ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung proses belajar mengajar di berbagai sekolah sekaligus menjawab kebutuhan tenaga pendidik di daerah.

Probidik Gema Jabar melibatkan 1.147 mahasiswa UPI membantu mengajar di sekolah Jawa Barat.
Probidik Gema Jabar melibatkan 1.147 mahasiswa UPI membantu mengajar di sekolah Jawa Barat.

Sebanyak 1.147 mahasiswa tersebut akan menjalankan praktik mengajar selama enam bulan atau setara dengan 20 SKS. Mereka ditempatkan di 364 satuan pendidikan yang terdiri atas 230 SMA, 116 SMK, dan 18 SLB yang tersebar di berbagai wilayah Jawa Barat.
Selama menjalankan tugas, para mahasiswa tidak bekerja sendiri. Mereka akan mendapatkan pendampingan dari dosen pembimbing UPI serta guru pamong di sekolah tempat penugasan. Pendampingan tersebut diharapkan membantu mahasiswa menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah ke dalam praktik pembelajaran secara langsung.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Probidik Gema Jabar. Menurutnya, program ini menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk tidak hanya mengasah kemampuan akademik, tetapi juga membangun kepedulian dan empati saat mendidik para siswa.
Saat berdialog dengan mahasiswa pada Senin (13/7/2026), Dedi menegaskan bahwa menjadi guru tidak cukup hanya menguasai materi pelajaran. Seorang pendidik juga harus mampu membangun hubungan emosional dengan peserta didik agar proses belajar berjalan lebih bermakna.

Baca Juga  Sengketa Lahan SMAN 1 Bandung 3 Fakta Penting, Dedi Mulyadi Tegaskan Negara Tak Boleh Kalah

Ia juga mengingatkan para mahasiswa agar memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengenal Jawa Barat secara lebih luas. Menurutnya, kebutuhan peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya berada di kawasan perkotaan seperti Bandung, tetapi juga tersebar hingga wilayah perdesaan dan pelosok.
Dedi berharap pengalaman mengajar di berbagai daerah dapat membentuk karakter calon guru yang siap mengabdi di mana pun mereka ditugaskan setelah lulus. Bahkan, ia berpesan agar para mahasiswa tidak ragu kembali mengajar di sekolah yang pernah menjadi tempat praktik jika nantinya resmi menjadi guru.

Salah seorang peserta program, Andika Darmawan dari Program Studi Pendidikan Teknik Mesin UPI, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Ia menilai program ini menjadi pengalaman penting karena sejak awal memiliki cita-cita menjadi seorang guru.
Menurut Andika, keberadaan program ini juga relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan yang dalam beberapa tahun ke depan diperkirakan menghadapi banyak guru memasuki masa pensiun. Ia berharap dapat menjadi bagian dari generasi pendidik yang melanjutkan estafet tersebut.

Baca Juga  Jadwal Piala Presiden 2026: Format dan Peserta

Hal senada disampaikan Regina, mahasiswi UPI yang mendapat penugasan di SMK Negeri 28 Bandung. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan memberikan pengalaman berharga sebelum benar-benar terjun ke dunia pendidikan sebagai guru profesional.
Regina menilai praktik mengajar secara langsung akan membantu mahasiswa memahami kondisi nyata di ruang kelas, mulai dari proses pembelajaran hingga tantangan yang dihadapi tenaga pendidik dalam mendampingi siswa setiap hari.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Purwanto mengatakan program Probidik Gema Jabar merupakan bentuk komitmen bersama antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan UPI dalam menghadirkan perguruan tinggi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Ia mengapresiasi dukungan UPI yang telah berkolaborasi menjalankan program tersebut. Menurutnya, kehadiran mahasiswa di sekolah diharapkan mampu membantu pelaksanaan kegiatan belajar mengajar sehingga hak peserta didik untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas tetap terpenuhi.

Baca Juga  Liburan di TSM Bandung, Ada Nailoong dan Banyak Promo

Selain membantu sekolah, mahasiswa juga memperoleh kesempatan untuk mempraktikkan teori yang dipelajari selama kuliah melalui pengalaman mengajar secara langsung. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal penting sebelum memasuki dunia kerja sebagai tenaga pendidik profesional.
Program ini menjadi salah satu upaya memperkuat kualitas pendidikan di Jawa Barat melalui kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan sekolah. Dengan keterlibatan mahasiswa sebagai calon guru, proses regenerasi tenaga pendidik diharapkan dapat berjalan lebih baik sekaligus mendukung pemerataan layanan pendidikan hingga ke berbagai daerah.

dilansir dari Jabarprov

Temukan informasi seru di Bandung, selalu kunjungi website www.bandungseru.com⁠

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *